Mengembangkan Passion Pelajar di Era Globalisasi
Pada era milenial banyak pelajar terpapar arus globalisasi yang tidak mereka sadari secara langsung hingga berdampak pada nilai akademik mereka di sekolah. Hal itu pun menjadikan para pelajar memaksa dirinya untuk mengikuti arus globalisasi yang membuat mereka malas untuk belajar. Tidak banyak juga dari mereka yang tidak memperdulikan tentang nilai akademiknya di sekolah. Sehingga banyak pelajar yang peringkatnya tergeser akibat terpengaruh arus globalisasi tersebut. Perubahan gaya hidup era globalisasi ini telah mempengaruhi kebiasaan belajar para pelajar, yang semula rajin membaca buku – buku dan aktif di sekolah sekarang malah jadi malas membaca buku dan lesu di sekolah. Perubahan kebiasaan ini pun yang menyebabkan terjadinya penurunan drastis grafik rata – rata nilai rapot pelajar Indonesia. Oleh karena itu Pendidikan di Indonesia memang harus berfokus pada bidang akademik. Namun, pendidikan di Indonesia juga harus mengetahui cara mengembangkan kualitas belajar bidang akademik yang sesuai dengan era pelajar milenial.
Banyak orang tua para siswa di Indonesia yang menyampaikan keluh kesahnya kepada guru pendidik. Tidak banyak juga dari mereka yang menyampaikan keluh kesahnya pada media masa. Salah satu keluh kesahnya, orang tua menyampaikan bahwa peringkat anaknya turun akibat sering bermain ke luar rumah mengikuti era globalisasi dan sering pulang larut malam. Akibatnya, siswa tersebut menjadi jarang belajar dan berdampak pada nilai serta peringkatnya yang turun. Ada lagi yang menyebutkan kalau banyak anak – anak yang kecanduan bermain Handphone dan tidak mau lagi membuka buku. Hingga menjadikan mereka malas untuk belajar.
Pemerintah sudah meningkatkan berbagai fasilitas belajar yang mungkin lebih pas dengan passion pelajar zaman sekarang. Contohnya pemerintah membuat web kemdikbud yang berisikan informasi - informasi terkait pendidikan dan lainnya. Sekarang ini juga hampir semua sekolah memiliki blog / web tersendiri untuk mengunggah informasi – informasi penting yang berkaitan dengan sekolah. Bahkan banyak guru pendidik yang sengaja membuat blog yang ditujukan kepada siswa – siswa nya agar lebih kreatif lagi dan tidak bosan dengan hanya pembelajaran lewat media tulis saja.
Konsep pembelajaran untuk perubahan karakter pelajar ini memang harus ditingkatkan kembali agar para pelajar lebih menghargai proses pendapatan nilai. Yang pertama mungkin kita bisa menelusuri dari setiap siswa apa passion mereka untuk menggiring persaingan belajar mereka agar lebih ditingkatkan kembali cara belajarnya.
Pada zaman sekarang banyak cara yang digunakan para pendidik kepada siswanya untuk meningkatkan progress belajarnya, mungkin bisa memanfaatkan perkembangan teknologi era sekarang. Tidak terlepas zaman sekarang setiap anak pasti memiliki media sosial, apalagi para pelajar yang masih berada di usia produktif. Oleh karena itu, mereka bisa mencari tahu lewat media sosial seperti Blog, Twitter, Instagram, Web yang telah disediakan oleh pemerintah, sekolah, atau pihak yang sudah jelas dari mana mereka mendapat materi atau informasi tersebut.
Yang kedua mungkin para pelajar bisa diajak belajar sambIl terjun langsung di lapangan agar lebih menambah pengalaman mereka dan menambah passion belajar mereka untuk lebih tertarik pada apa yang sedang dipelajari. Dengan adanya ketertarikan, menjadikan semangat mereka untuk belajar dan mengurangi tingkat bolos pelajaran.
Perubahan gaya hidup era globalisasi ini telah mempengaruhi kebiasaan belajar para pelajar, yang semula rajin membaca buku – buku dan aktif di sekolah sekarang menjadi malas. Oleh karena itu pendidikan di Indonesia memang harus berfokus pada bidang akademik. Namun, salah cara belajar yang menyebabkan terjadinya penurunan drastis grafik rata – rata nilai rapot pelajar Indonesia. Mungkin kita bisa menelusuri dari setiap siswa apa passion mereka untuk menggiring persaingan belajar mereka agar lebih ditingkatkan kembali cara belajarnya. Mungkin bisa memanfaatkan perkembangan teknologi era milenial yang telah disediakan oleh pemerintah, sekolah, atau pihak yang sudah jelas. “ Siapa yang bersungguh – sungguh, akan berhasil.” ( Negeri 5 Menara, Ahmad Fuadi)
Daftar Pustaka
Cara Menulis Daftar Pustaka. 2019. Dalam website https://smkn1perhentianraja.sch.id/read/10/cara-menulis-daftar-pustaka diakses pada 7 Februari 2023.
Fuadi, Ahmad. 2009. Negeri 5 Menara. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.
6 Contoh Essay Pendidikan dan Strukturnya. 2022. Dalam website https://berita.99.co/contoh-essay/ diakses pada 6 Februari 2023.